Sahabat Amr bin Al Jamuh, Aku Ingin Masuk Surga dengan Kepincanganku

Di antara tokoh masyarakat Bani Salamah, bahwasanya Amr bin Al-Jumuh  adalah seorang sahabat yang menderita cacat berat, yaitu pincang pada kakinya. Amr bin Al-Jumuh memiliki empat anak laki-laki pemberani bagaikan harimau; Mereka ini ikut berjuang bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam beberapa pertempuran.


Ketika perang Uhud meletus, keempat anak tersebut ingin memasung sang ayah seraya mengatakan, “Sesungguhnya Allah telah menerima udzurmu.” Lalu ia menghadap kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya mengadu, “Sesungguhnya anak-anakku ingin memasungku untuk berpartisipasi dalam kesempatan ini, berperang bersamamu.” Demi Allah, sungguh aku sangat berharap dapat masuk surga dengan kepincanganku ini.” Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menasehatinya, “Adapun kamu, maka Allah telah menerima udzurmu sehingga kamu tidak berkewajiban untuk berjihad.” Sedangkan kepada keempat anak-anak Amr bin Al-Jumuh, beliau menasehati, “Kalian tidak berhak untuk melarangnya, barangkali Allah menganugerahkan kesyahidan kepadanya.”
Setelah itu, Amr bin Al-Jumuh keluar bersama pasukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hingga gugur sebagai syahid dalam perang Uhud.”

Nama lengkapnya adalah Amr bin Al-Jumuh bin Zaid bin Haram Al-Anshari As-Sulami, 3 H/625 M, seorang sahabat agung, dimana pada masa Jahiliyah merupakan pemimpin Bani Salamah dan tokoh-tokoh terkemuka mereka. Amr bin Al-Jumuh merupakan sahabat Anshar yang paling akhir keislamannya dan gugur sebagai syahid dalam perang Uhud. Lihat Al-Ishabah, 4/615, Al-Isti’ab, 3/1168, dan Al-A’lam, karya: Az-Zarkali, 5/75.

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Labels

Sahabat Amr bin Al Jamuh, Aku Ingin Masuk Surga dengan Kepincanganku

Di antara tokoh masyarakat Bani Salamah, bahwasanya Amr bin Al-Jumuh  adalah seorang sahabat yang menderita cacat berat, yaitu pincang pada...